Sabtu, 15 Maret 2014

Koleksi gambar robot sensor jarak bag-2



 Berikut ini gambar-gambar robot hasil praktek kita:
Gambar Rangkaian Robot sederhana
Robot sederhana 1


Gambar Robot sederhana sensor jarak
Robot Sederhana 2

Gambar Robot sensor sederhana
Robot sederhana 3


obstacle sensor for robot
Robot sederhana 4

Rangkaian Robot sederhana sensor jarak
Robot sederhana 5

Rangkaian sensor Infrared Robot
Robot sederhana 6
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-1
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-3
Skema Rangkaian Robot Sensor Infra Merah



Terkait tentang Elektronik Gambar :

    

Koleksi gambar robot sensor jarak bag-1

Berikut ini adalah gambar-gambar robot sensor infraRed bag-1 dari hasil praktek kami:
Rangkaian sensor Jarak Robot sederhana
Robot sensor jarak 1
Robot sederhana sensor infra merah
Robot Sensor jarak 2

Robot sensor jarak
Robot sensor jarak 3

Robot sensor jarak dengan infrared
Robot sensor jarak 3

Robot sensor sederhana
Robot sensor jarak 4

Robot with obstacle sensor
Robot sensor jarak 5

Robot sensor sederhana
Robot sensor jarak 6
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-2
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-3
Skema Rangkaian Robot Sensor Infra Merah

 

Terkait tentang Elektronik Gambar :

    

Koleksi gambar robot sensor jarak bag-3

Berikut ini gambar-gambar terakhir dari Robot infraRed hasil praktek kami:
robot with obstacle sensor
Robot with Obstacle Sensor 1
scheme of obstacle sensor for robot
Robot with obstacle sensor 2

Sensor Infra merah Robot sederhana
Robot with obstacle sensor 3

Battery charger of Simple proximity sensor
Charger of InfraRed Robot 1

Battery charger of Simple Robot sensor
Simple charger of InfraRed Robot 2
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-1
Koleksi gambar robot sensor jarak bag-2
Skema Rangkaian Robot Sensor Infra Merah

Terkait tentang Elektronik Gambar :

    

Membuat Rangkaian Sensor Cahaya (LDR)

LDR adalah satu komponen elektronika yang memiliki hambatan yang dapat berubah sesuai perubahan intensitas cahaya. LDR singkatan dari Light Dependent Resistor atau Resistor yang terpengaruh cahaya.

Hambatan dari LDR akan berkurang seiring semakin besar intensitas cahaya yang mengenai permukaannya. Besarnya hambatan LDR sendiri berbeda-beda tergantung ukuran dan bentuknya. Semakin rapat pola garis di permukaannya biasanya perubahan hambatannya akan semakin besar (lebih sensitif terhadap cahaya).

Dalam rangkaian sensor cahaya di bawah ini LDR dipasang seri dengan Variable Resistor (VR) 20K. VR tersebut berfungsi untuk menyesuaikan tingkat sensitifitas rangkaian sensor itu sendiri. Juga sebagai penyeimbang dengan hambatan LDR yang dipakai (hampir semua jenis LDR dapat dipakai di sini).

Prinsip kerja rangkaian sensor cahaya ini adalah dengan memperkuat perubahan tegangan pada rangkaian seri LDR dengan 2 transistor yang dirangkai dengan pola Darlington (seperti gambar di bawah). Hasil penguatan transistor tersebut langsung diumpankan ke Coil Relay. Relay inilah yang berfungsi sebagai saklar untuk diteruskan ke rangkaian beban. Anda bisa memberikan beban berupa lampu, alarm, atau rangkaian lain yang bertegangan 12 V.

sensor cahaya dengan LDR
Rangkaian sensor cahaya dengan LDR
Jika anda ingin menggunakan beban yang bertegangan tinggi/lebih tinggi, maka anda harus memutus total pin/kaki saklar relay secara total. Jangan ada 1 pun yang terhubung ke rangkaian. Pada intinya saklar relay tersebut bisa digunakan untuk mensaklar rangkaian/perangkat apapun. Anda tinggal mengganti dengan Relay yang sesuai.

Baca juga:
Skema Rangkaian Robot Sensor Infra Merah
Robot sederhana (sensor jarak tanpa program)
Koleksi gambar robot sensor jarak

Sensor Cahaya:
Rangkaian sensor cahaya sederhana | Sensor cahaya lampu | Sensor cahaya ldr | Sensor ldr diagram | LDR sensor circuit 

Terkait tentang Elektronik :

    

Rangkaian Saklar Sensor Cahaya



Berikut ini adalah gambar rangkaian sensor cahaya dengan menggunakan IC NE555 sebagai komponen aktif utamanya.

Rangkaian saklar sensor cahaya di bawah ini menggunakan LDR (Light Dependent Resistor) sebagai komponen sensornya. LDR adalah komponen jenis hambatan yang akan berubah nilai hambatannya sesuai dengan besarnya intensitas cahaya yang mengenai permukaannya.

Kegunaan rangkaian saklar sensor cahaya ini adalah sebagai saklar elektronik yang diaktifkan dengan cahaya. Saklar out-nya (memakai relay) akan switch-On ketika LDR terkena cahaya. Sensitifitas rangkaian ini diatur menggunakan VR (Variable Resistor) 50K.

Saklar keluaran (Out) bisa digunakan untuk men-saklar catu daya atau tegangan pada rangkaian atau peralatan listrik yang lain. Misalnya lampu, alarm, rangkaian robot, dan lainnya sesuai keinginan kita.

Berikut gambar rangkaian Saklar Sensor Cahaya beserta komponennya:

Terkait tentang Elektronik :

    

Skema Rangkaian Sensor Jarak dan Halangan Pada Robot Mobil Sederhana

Skema Rangkaian Sensor Jarak dan Halangan Pada Robot Mobil Sederhana ini dibuat menggunakan komponen penerima Infra merah pada televisi. Yaitu komponen modul Inframerah receiver SM 3386. Modul infra merah tersebut bekerja pada frekwensi 38Khz.

Skema Rangkaian Sensor Jarak ini tanpa adanya sinyal modulasi 38Khz pada bagian pemancar, maka modul tersebut tidak dapat bekerja. Meskipun sebenarnya komponen di dalam modul tersebut (photo transistor)  bisa menangkap cahaya infra merah, tetapi modul tidak akan mengeluarkan sinyal output. Kenapa demikian? Karena modul infra merah tersebut dilengkapi dengan filter 38Khz yang mengatur keluaran output berdasarkan ada tidaknya sinyal modulasinya.

Berikut ini gambar skema rangkaian sensor jarak tersebut:

Rangkaian Pemancar Sensor Jarak

Rangkaian Penerima Sensor Jarak
Komponen rangkaian ini bisa anda lihat di komponen skema rangkaian sensor jarak
Demikian semoga bermanfaat.

Terkait tentang Elektronik :

    

Apa itu Infra Merah, Inframerah, atau Infra Red

Infra merah/Infrared adalah radiasi gelombang elektromagnet yang mempunyai panjang gelombang yang lebih panjang dari cahaya kasat mata tetapi lebih rendah dari radiasi gelombang radio. Panjang gelombangnya antara 700 nanometer sampai 1 milimeter. Infra merah biasanya bisa dihasilkan dari sebuah benda yang memiliki panas/kalori.
Infra merah sendiri terbagi menjadi 3 berdasar panjang gelombangnya:
  1. Infra merah dekat yang mempunyai panjang gelombang antara 0.75 – 1.5µm (mikrometer)
  2. Infra merah menengah yang mempunyai panjang gelombang antara 1.50 – 10µm
  3. Infra merah jauh yang mempunyai panjang gelombang antara 10 – 100µm


Sifat-sifat Infra merah:
  1. Cahayanya tidak dapat dilihat dengan mata langsung.
  2. Dapat menghasilkan panas.
  3. Tidak bisa melewati benda yang tidak tembus pandang.
  4. Memiliki panjang gelombang yang berkebalikan dengan kenaikan suhu.
Karena memiliki sifat-sifat yang unik, infra merah mulai dimanfaatkan manusia dalam berbagai bidang. Diantaranya dalam industri, medis, komunikasi, dan bidang fotografi. Bahkan cahaya infra merah tertentu mulai dimanfaatkan dalam bidang kemiliteran.

Oya, sebenarnya kita bisa kok melihat cahaya infra merah. Tetapi tetap harus memakai alat tertentu. Sebagai contoh mudahnya dengan kamera digital. Tidak harus kamera digital yang mahal, memakai kamera handphone pun kita sudah bisa kok melihatnya.

Kalau mau praktek, sobat ambil saja sumber infra merah dari remote televisi/VCD/yang lain. Yang penting memakai infra merah. Sobat hidupkan kamera handphone sobat, terus arahkan remote tersebut ke kamera sobat sambil menekan tombol remotnya. Kelihatan kan..?!! Itulah cahaya infra merah aneh ya?! Lucu ya?! Hehe...

Sekian, semoga bermanfaat sobat. Salam hangat saya,

Baca juga Video robot infra merah sederhanadan Rangkaian robot sensor inframerah

Terkait tentang Teknologi :